Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Kesadaran Demokrasi Sejak Dini, Bawaslu Tabalong Koordinasi dengan MAN 4 Tabalong

.

MENDORONG - Pendidikan Pengawasan Partisipatif bertujuan membangun kesadaran demokrasi sejak dini sekaligus mendorong generasi muda agar memahami pentingnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Bawaslu Tabalong - Bawaslu Kabupaten Tabalong terus memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda melalui kegiatan koordinasi dan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tabalong, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Andriyanto, Anggota Bawaslu Kabupaten Tabalong selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH), didampingi jajaran sekretariat. Kedatangan rombongan Bawaslu Tabalong disambut langsung oleh Kepala MAN 4 Tabalong, Ponijo.

Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Tabalong dalam melaksanakan pendidikan politik pada masa non tahapan pemilu, khususnya melalui program Pendidikan Pengawasan Partisipatif yang menyasar kalangan pemilih pemula di tingkat sekolah menengah atas. Langkah ini bertujuan membangun kesadaran demokrasi sejak dini sekaligus mendorong generasi muda agar memahami pentingnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Andriyanto menyampaikan bahwa pemilih pemula memiliki peran penting dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan. Oleh karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman yang memadai mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih, ketentuan yang harus dipatuhi, serta larangan dalam penyelenggaraan pemilu. Dengan pemahaman tersebut, pemilih pemula diharapkan mampu menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab, mandiri, dan bebas dari praktik politik uang maupun bentuk pengaruh yang bertentangan dengan prinsip demokrasi.

Selain membahas pendidikan pengawasan partisipatif, Bawaslu Tabalong juga meminta dukungan data peserta didik MAN 4 Tabalong sebagai bahan pencermatan awal untuk mengidentifikasi siswa yang berpotensi masuk kategori pemilih pemula berdasarkan persyaratan usia dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Data tersebut selanjutnya akan dicermati dan diteliti sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan sasaran kegiatan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif secara lebih tepat.

Kepala MAN 4 Tabalong, Ponijo, menyambut baik kunjungan dan koordinasi yang dilakukan Bawaslu Tabalong. Ia mengapresiasi upaya Bawaslu dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada pelajar, khususnya bagi siswa yang akan menggunakan hak pilih untuk pertama kalinya. Menurutnya, pendidikan politik sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi, membangun sikap kritis, serta mendorong siswa menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. Ia berharap sinergi antara Bawaslu dan pihak sekolah dapat terus terjalin melalui kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi para siswa.

Melalui koordinasi ini, Bawaslu Tabalong berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan dengan dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang sadar akan hak dan tanggung jawab politiknya. Pendidikan pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi sarana untuk mengenalkan pemilu, tetapi juga merupakan investasi demokrasi guna membentuk pemilih pemula yang berintegritas dan turut berperan aktif dalam mengawal kualitas penyelenggaraan pemilu. (Bawaslu-adry)