Jum'at Sehati Bawaslu Tabalong: Kemerdekaan dalam Kepedulian, Pengabdian, dan Integritas
|
Bawaslu Tabalong - Bawaslu Kabupaten Tabalong kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehati pada Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pimpinan Bawaslu Kabupaten Tabalong beserta jajaran sekretariat, sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, komunikasi, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas kelembagaan, baik pada masa tahapan maupun di luar tahapan Pemilu.
Mengangkat tema “Kemerdekaan dalam Kepedulian: Menjaga Kemanusiaan, Ketangguhan, dan Integritas sebagai Abdi Negara”, kegiatan tersebut diisi oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Tabalong, Andriyanto, yang mengajak seluruh jajaran untuk memaknai kemerdekaan tidak sekadar sebagai seremoni, tetapi sebagai momentum untuk meneruskan perjuangan para pendahulu melalui kejujuran, integritas, profesionalitas, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat serta negara.
Dalam penyampaiannya, Andriyanto menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kualitas pengabdian setiap insan penyelenggara negara. Menurutnya, pekerjaan yang baik lahir dari pikiran yang baik, tetapi pengabdian yang bermakna lahir dari hati yang peduli. Karena itu, jajaran Bawaslu tidak hanya dituntut memiliki kecakapan dalam menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan dan sesama.
Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan berbagai musibah yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk gempa bumi yang menimpa saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur serta persoalan kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap kehidupan dan kesehatan masyarakat. Dalam suasana memperingati kemerdekaan, jajaran Bawaslu diajak untuk tetap menyisakan ruang dalam hati bagi saudara-saudara yang sedang menghadapi kesulitan.
“Jangan sampai kenyamanan yang kita rasakan membuat kita lupa bahwa di luar sana ada saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi kesulitan,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan. Kepedulian, tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk materi. Doa, perhatian, empati, serta tidak menambah beban orang lain juga merupakan bagian dari kemanusiaan.
Andriyanto juga mengingatkan bahwa musibah mengajarkan manusia untuk senantiasa bersyukur. Kesempatan untuk datang ke kantor, berkumpul dengan rekan kerja, berdiskusi, menyelesaikan pekerjaan, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab merupakan nikmat sekaligus amanah. Karena itu, rasa syukur tidak berarti berhenti berusaha, melainkan menyadari bahwa setiap kesempatan yang diberikan harus dimanfaatkan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Nilai-nilai kepedulian tersebut kemudian dihubungkan dengan tugas Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu. Menurut Andriyanto, dibalik aturan terdapat manusia, di balik data terdapat masyarakat, dan dibalik setiap tahapan Pemilu terdapat hak warga negara serta harapan terhadap demokrasi yang berintegritas. Dengan demikian, pekerjaan yang dilakukan jajaran Bawaslu pada hakikatnya merupakan bagian dari pengabdian kepada negara.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran juga diingatkan agar tidak menjadikan apresiasi sebagai satu-satunya ukuran dalam bekerja. Seorang abdi negara harus tetap menjalankan amanah secara sungguh-sungguh meskipun tidak selalu terlihat dan tidak selalu mendapatkan pujian. Integritas justru diuji ketika seseorang tetap melakukan yang benar meskipun tidak ada yang melihat.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Tabalong, H. Taberani, menyampaikan sejumlah arahan terkait agenda dan pekerjaan kelembagaan yang telah disusun agar dapat dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh jajaran. Ia menekankan pentingnya menjaga ritme kerja dan memastikan agenda kelembagaan berjalan sesuai dengan perencanaan, termasuk pleno pimpinan mingguan, Jumat Sehati, Jumpa Berlian, serta berbagai agenda dan pekerjaan lainnya.
Menurutnya, setiap agenda yang telah disusun bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga koordinasi, konsolidasi, dan efektivitas kerja kelembagaan. Karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat mengikuti dan memaksimalkan setiap agenda yang telah ditetapkan dengan penuh tanggung jawab.
Pesan penguatan juga disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Tabalong, Muhammad Zainudin. Ia mengingatkan agar kehadiran dalam setiap kegiatan kelembagaan dapat dimaksimalkan, salah satunya dengan tertib melakukan pengisian daftar hadir. Hal tersebut merupakan bagian dari kedisiplinan sekaligus bentuk tanggung jawab terhadap kegiatan yang telah diagendakan bersama.
Muhammad Zainudin juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dalam bekerja, baik ketika Pemilu berada dalam tahapan maupun ketika berada pada masa non tahapan. Menurutnya, standar profesionalisme tidak boleh berubah hanya karena situasi tahapan berbeda. Setiap pekerjaan tetap harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, integritas, dan orientasi terhadap kepentingan kelembagaan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keterbatasan jarak dalam melakukan koordinasi tidak boleh menjadi hambatan dalam menyelesaikan pekerjaan. Dengan dukungan teknologi dan komunikasi yang baik, koordinasi tetap dapat dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, komunikasi menjadi salah satu hal paling penting yang harus terus dibangun, baik antara pimpinan dan jajaran maupun sesama staf.
Melalui kegiatan Jumat Sehati, Bawaslu Kabupaten Tabalong tidak hanya memperkuat hubungan kerja, tetapi juga membangun kesadaran bahwa profesionalisme, kepedulian, komunikasi, integritas, dan kemanusiaan merupakan nilai yang harus berjalan beriringan. Semangat kemerdekaan pada akhirnya tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi melalui kesungguhan setiap individu dalam menjalankan amanah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan Jumat Sehati ditutup dengan semangat untuk terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kualitas pengabdian. Kemerdekaan memberikan kita ruang untuk berkarya, kepedulian mengajarkan kita untuk melihat sesama, sedangkan integritas memastikan setiap karya dan pengabdian tetap berada di jalan yang benar. (Bawaslu-adry)