Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Sehati Bawaslu Kabupaten Tabalong, Muhammad Hasbi Ajak Jajaran Bekerja dengan Hati yang Ikhlas

.

PENGINGAT - Keikhlasan menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai lebih dari sekadar tanggung jawab yang ditunaikan.

Bawaslu Tabalong - Menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga bagaimana menjaga niat, integritas, dan keikhlasan dalam setiap langkah. Pesan tersebut menjadi inti kegiatan Jumat Sehati Bawaslu Kabupaten Tabalong yang diisi dengan tausyiah singkat oleh Staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabalong Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Muhammad Hasbi, Jumat (23/10/2026).

Mengangkat tema “Bangkitkan Semangat Bekerja dengan Hati yang Ikhlas”, Hasbi mengajak jajaran Bawaslu Tabalong untuk memaknai pekerjaan sebagai bagian dari ibadah sekaligus bentuk pengabdian. Menurutnya, profesionalisme, peningkatan kinerja, dan produktivitas perlu berjalan beriringan dengan niat yang tulus serta etika dalam melaksanakan tugas.

Dalam penyampaiannya, Hasbi menekankan bahwa keikhlasan dalam bekerja dapat dimulai dari niat yang baik, rasa syukur atas kesempatan yang dimiliki, serta kesungguhan dalam menjalankan setiap tanggung jawab. “Bekerja dengan hati yang ikhlas bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga bagaimana kita meluruskan niat, menjaga etika, dan memberikan yang terbaik dalam setiap tanggung jawab. Kita bekerja bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan pengabdian,” ujar Hasbi di dalam ruang zoom Jumat Sehati.

Ia juga menekankan bahwa keikhlasan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari mensyukuri pekerjaan yang dimiliki, menjaga konsistensi dalam beribadah, hingga tetap sabar ketika menghadapi tantangan. Menurutnya, setiap tugas harus diupayakan dengan sungguh-sungguh, sementara hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT.

“Jangan sampai kesibukan dalam bekerja membuat kita lupa memperbaiki diri. Mari jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, saling membantu, dan menjaga kebersamaan. Jadikan tempat kerja sebagai ruang untuk bertumbuh, bukan hanya dalam kemampuan, tetapi juga dalam akhlak dan keikhlasan,” tambahnya.

Penyampaian materi berlangsung khidmat, menyerupai ceramah agama singkat yang memberi ruang bagi jajaran untuk sejenak berhenti dari rutinitas, menyimak pesan-pesan kebaikan, sekaligus merefleksikan kembali sikap dan semangat dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tabalong, Taberani, mengapresiasi materi yang disampaikan Hasbi. Ia menilai pesan tentang keikhlasan tidak berhenti sebagai nasihat, tetapi dapat menjadi pedoman yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menjalankan tugas di lingkungan kerja.

“Materi yang disampaikan hari ini sangat baik dan relevan dengan kehidupan kita sehari-hari. Apa yang kita dengarkan jangan hanya menjadi pengetahuan, tetapi mari kita amalkan dalam bekerja. Dengan niat yang baik dan hati yang ikhlas, kita diharapkan dapat menjalankan setiap tugas dengan lebih bertanggung jawab,” ungkap Taberani.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Tabalong, Andriyanto, turut mengapresiasi materi yang dinilainya mampu membangkitkan semangat kedisiplinan sekaligus memberikan penguatan spiritual bagi seluruh jajaran. Ia menekankan bahwa tugas-tugas pengawasan membutuhkan komitmen dan disiplin, namun keduanya juga perlu diiringi dengan kesadaran untuk terus memperbaiki diri.

“Materi ini sangat bagus karena tidak hanya membangun semangat kita untuk lebih disiplin dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan, tetapi juga menyegarkan kembali qolbu kita sebagai hamba Allah. Semoga apa yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi kita untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, dan tetap menempatkan nilai-nilai kebaikan dalam setiap pekerjaan,” tutur Andriyanto.

Pada akhirnya, keikhlasan menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai lebih dari sekadar tanggung jawab yang ditunaikan. Di balik tugas-tugas pengawasan, ada amanah yang harus dijaga, integritas yang harus dirawat, dan kebaikan yang dapat ditumbuhkan melalui hal-hal sederhana setiap harinya. Sebab, bekerja dengan hati yang ikhlas bukan hanya tentang seberapa banyak pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga tentang bagaimana setiap tanggung jawab dijalankan dengan sungguh-sungguh, penuh kesadaran, dan membawa manfaat bagi sesama. (Bawaslu-fdl)