Pesan Andriyanto dalam Apel Pagi: Jangan Jadikan Kebaikan sebagai Alasan untuk Berbuat Salah
|
Bawaslu Tabalong - “Kebaikan yang kita lakukan hari ini tidak boleh menjadi alasan untuk membenarkan kesalahan yang kita lakukan esok hari.”
Pesan tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Tabalong, Andriyanto, saat menjadi pembina apel Senin pagi di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Tabalong, Senin (28/9/2026). Amanat tersebut secara khusus ditujukan kepada seluruh jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabalong dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Andriyanto mengangkat fenomena psikologis yang dikenal sebagai moral licensing effect, yaitu kecenderungan seseorang merasa bahwa kebaikan yang telah dilakukannya memberikan semacam pembenaran untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan nilai moral.
Menurutnya, pola berpikir semacam itu perlu diwaspadai, terutama oleh jajaran yang bekerja dalam lingkungan lembaga pengawas yang menuntut integritas dan keteladanan.
“Jangan sampai hari ini kita memberikan makanan kepada anak yatim, kemudian besok merasa boleh menjadi makelar dengan menggunakan jabatan untuk menguntungkan orang lain. Hari ini kita memberikan infak ke masjid, tetapi besok menerima suap untuk meloloskan suatu kasus. Kebaikan tidak boleh menjadi tiket untuk melakukan keburukan,” tegas Andriyanto.
Ia menekankan bahwa integritas bukanlah sesuatu yang dilakukan sesekali, melainkan harus menjadi sikap yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dalam pekerjaan pengawasan, jajaran Bawaslu harus mampu menjaga batas antara kepentingan pribadi, kepentingan pihak lain, dan kepentingan kelembagaan. Setiap tindakan harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan, data, fakta, serta kewenangan yang dimiliki.
“Prinsip hidup harus seimbang. Kalau kita ingin menjadi orang yang baik, maka kebaikan itu harus konsisten. Jangan hanya baik ketika dilihat orang, tetapi tetap berintegritas ketika tidak ada yang melihat,” ujarnya.
Andriyanto juga menyampaikan apresiasi terhadap kondisi internal Bawaslu Kabupaten Tabalong. Menurutnya, jajaran Bawaslu Tabalong patut bersyukur karena memiliki Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat yang terus berupaya menjaga integritas sekaligus mengayomi seluruh jajaran sekretariat.
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan dalam sebuah lembaga dibangun melalui proses panjang, tetapi dapat hilang karena satu tindakan yang tidak tepat. Oleh karena itu, setiap jajaran diminta tidak hanya menyelesaikan pekerjaan secara administratif, tetapi juga memastikan setiap proses dilakukan dengan benar.
Apel Senin pagi tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Tabalong untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga integritas di lingkungan kerja.
“Bekerja dengan hati, berpikir dengan data, dan bertindak berdasarkan aturan. Jangan merasa bahwa kebaikan yang pernah kita lakukan memberi kita izin untuk melakukan kesalahan. Integritas harus dijaga setiap hari,” pungkas Andriyanto sebelum menutup amanatnya.
Apel berlangsung tertib dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta seluruh Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tabalong. (Bawaslu-adry)