Jelang HUT ke-18, Bawaslu Tabalong Ikuti Halal Bihalal Nasional Bawaslu RI
|
Tabalong – Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Tabalong menghadiri kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Bawaslu Republik Indonesia yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu ke-18 sekaligus menjadi momentum silaturahmi pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Halal bihalal tersebut mengusung tema “Menjalin Silaturahmi, Menguatkan Soliditas” dan diikuti oleh jajaran Bawaslu dari tingkat pusat hingga daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menyampaikan bahwa momentum bulan Ramadan yang telah dilalui hendaknya menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas diri dan kinerja, baik sebagai bagian dari bangsa maupun sebagai pengawas pemilu. “Melalui Ramadan yang telah kita lalui, kita dapat mengambil pelajaran untuk memperbaiki kinerja kita, baik sebagai anak bangsa maupun sebagai bagian dari Bawaslu,” ucap Bagja pada sambutannya.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa pada 9 April 2026, Bawaslu genap berusia 18 tahun sejak berdiri pada tahun 2008. Usia tersebut menjadi pengingat akan komitmen Bawaslu dalam menjaga integritas serta terus melakukan perbaikan demokrasi di Indonesia.
“Bawaslu lahir untuk memastikan kita menjadi pengawas pemilu yang mampu melakukan perbaikan demokrasi, menjaga integritas, dan menjalankan fungsi pengawasan dengan baik,” tambah Bagja.
Dalam tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Das’ad Latif, dijelaskan bahwa ibadah puasa tidak hanya menghapus dosa kepada Tuhan, tetapi hubungan antar sesama manusia juga perlu diperbaiki melalui saling memaafkan. Salah satu wujudnya adalah melalui kegiatan halal bihalal seperti yang dilaksanakan oleh Bawaslu.
Ustadz juga mengingatkan bahwa ada beberapa hal yang dapat memutus tali persaudaraan dan silaturahmi, di antaranya kekuasaan, kesombongan, buruk sangka, serta ucapan atau lisan yang kasar.
Sebaliknya, untuk menjaga dan menyambung silaturahmi dapat dilakukan melalui berbagai cara seperti bersedekah, saling memaafkan, mengganti keburukan dengan kebaikan, serta memperluas pertemanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu dapat semakin mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat soliditas, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. (Bawaslu-fdl)