Bawaslu Tabalong Membangun Kecerdasan Intelektual, Spritual dan moral melalui nilai-nilai ketuhanan
|
Pendekatan yang menempatkan Tuhan sebagai pusat aktifitas kehidupan untuk menanamkan sifat kejujuran, tanggung jawab, integritas dan disiplin sebagai perwujudan keimanan pada Tuhan yang Maha Esa.
Pengawas pemilu harus mempunyai iman yang kuat dalam menjalankan tugas pengawasan, dan mengawal demokrasi yang jujur, adil dan berintegritas.
Kegiatan jumat sehati langsung dipimpin Pelaksana Tugas ketua Bawaslu Kabupaten Tabalong H.Taberani dan dihadiri seluruh jajaran Bawaslu Tabalong sebagai peserta kegiatan.
"Menempatkan eksistensi Tuhan sebagai prioritas pertama dalam kehidupan, menumbuhkan sifat-sifat kehambaan yang patuh dan taat pada ajaran-ajaran keagamaan, sehingga menumbuhkan sifat jujur, tanggung jawab, adil dan berintegritas dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan baik di tahapan atau di nontahapan" ujar H.Taberani Koordiv Hukum, Pencegahan, Pengawasan, parmas dan Humas
Ketuhanan Yang Maha Esa sebagaimana di sila pertama, menggambarkan bahwa bangsa Indonesia mengakui keberadaan Tuhan sebagai sumber kehidupan, serta menghormati setiap keyakinan dan kepercayaan warga negara.
"Ketuhanan Yang Maha Esa, Sila ini menjadi dasar dan fondasi utama bagi sila lainnya, dengan makna kehidupan bangsa Indonesia didasarkan pada keimanan pada Tuhan yang Maha Esa dengan menjunjung nilai-nilai moral, toleransi, dan kebebasan beragama" di lain kesempatan tambah M. Zainudin Koordiv. Penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.
Kegiatan tersebut ditutup dengan pembacaan doa dan tahlil untuk Alm. Mahdan Basuki Ketua Bawaslu Tabalong.(Bawaslu - Risha)